May 15, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Pencuri Sepeda Pelajar di Pasuruan Ditangkap Driver Ojol

0
pelaku-ja-saat-diinterogasi-petugas-IdSjE

Pasuruan | Suarabangilmedia.com – Kesabaran para pengemudi ojek online (ojol) di Kota Pasuruan memuncak. Mereka gerah karena profesinya dicatut untuk aksi kriminal. Sejumlah driver ojol berhasil meringkus seorang terduga pelaku yang kerap beraksi menggunakan atribut ojol pada Jumat (8/5/2026). Penangkapan ini terjadi di wilayah Kota Pasuruan.

Penangkapan bermula dari keresahan para driver setelah mendapatkan informasi adanya pelaku kriminal yang menggunakan jaket ojol saat beraksi. Informasi itu tersebar sekitar pukul 10.00 WIB. Para driver langsung bergerak cepat melakukan penyisiran di berbagai titik.

Korbannya berinisial F (13) , seorang siswa SD di Kota Pasuruan yang masih berusia belia. Ia menjadi sasaran pelaku karena membawa sepeda pancal (sepeda gunung). Sepeda tersebut rencananya akan digunakan untuk aktivitas sehari-hari korban.

“Ternyata, dia warga Surabaya yang beroperasi di wilayah Pasuruan,” ujar salah satu driver ojol, Darwis, di Mapolres Pasuruan Kota. Pelaku nekat beroperasi jauh dari tempat tinggalnya untuk menghindari pengawasan. Ia memanfaatkan atribut ojol untuk mengelabui korbannya.

Modus operandi pelaku cukup licik. Pelaku menyasar anak-anak yang membawa sepeda pancal. Ia berpura-pura mengajak korban berkeliling dengan dalih tertentu. Korban yang masih anak-anak dengan mudah tertipu oleh bujuk rayu pelaku.

“Begitu sampai di tempat sepi, korban diturunkan dan sepedanya diambil,” jelas Darwis. Pelaku meninggalkan korban sendirian di lokasi sepi. Korban yang ketakutan tidak bisa berbuat banyak selain berjalan kaki pulang.

Aksi pelaku tercium setelah anggota komunitas ojol melihat sosok yang mencurigakan dengan ciri-ciri tertentu. Pelaku terlihat berkeliaran di jalanan kota sambil mengenakan jaket ojol. Wajahnya tidak dikenali sebagai driver ojol yang biasa beroperasi di wilayah tersebut.

Informasi itu kemudian disebarkan melalui grup percakapan internal komunitas ojol. Para driver dari berbagai titik melakukan koordinasi dan penyisiran. Mereka bergerak cepat untuk melacak keberadaan pelaku sebelum korban berikutnya berjatuhan.

Setelah melakukan pencarian, para driver berhasil menemukan dan mengamankan pelaku tanpa perlawanan berarti. Pelaku langsung diserahkan ke pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut. Driver ojol yang terlibat dalam penangkapan ini merasa lega.

Menurut Darwis, berdasarkan keterangan ibu korban, aksi serupa diduga sudah terjadi sebanyak tiga kali di lokasi yang sama. Artinya, pelaku sudah beberapa kali berhasil menggondol sepeda korban lain. Namun, belum semua korban melapor ke pihak berwajib.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap pelaku. Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku ternyata seorang residivis yang sudah beberapa kali masuk penjara. Ia memiliki modus yang sama dalam setiap aksinya, yaitu memanfaatkan atribut ojol untuk mendekati korban.

Kasus ini menjadi peringatan bagi orang tua untuk lebih mengawasi anak-anaknya saat bermain di luar. Jangan biarkan anak membawa barang berharga sendirian di tempat umum. Komunitas ojol juga berkomitmen untuk terus mengawasi dan menindak oknum yang mencatut profesi mereka. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *