May 15, 2026
Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.     Suara Bangil Media, Media Ibu Kota dari Bangil yang menyajikan berita terkini, kabar Pasuruan, informasi lokal, nasional, dan inspirasi masyarakat setiap hari.    

Tersangka Penembakan Airsoft Gun di Prigen Masih Buron

0
ilustrasi-gemini-ai-PuP2O

Pasuruan | Suarabangilmedia.com β€“ Unit Pidum Satreskrim Polres Pasuruan terus memburu SZP (33) , terduga pelaku penembakan menggunakan senjata airsoft gun. Peristiwa terjadi di Lingkungan Tretes, Kelurahan/Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Meski sudah berstatus tersangka, pria asal Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, tersebut hingga kini masih belum tertangkap.

Peristiwa penembakan yang menimpa SU (43) , seorang pramujasa asal Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, terjadi pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 08.00 WIB. Hampir satu bulan berlalu, keberadaan pemilik wisma tersebut masih belum diketahui. Polisi terus melakukan pengejaran intensif.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Pasuruan, Ipda Daffa Sava Pradana, menegaskan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan pengejaran intensif terhadap tersangka. “Status yang bersangkutan sudah tersangka. Saat ini tim kami masih terus melakukan hunting (pencarian) untuk segera melakukan penangkapan,” tegasnya. Polisi tidak akan berhenti sampai pelaku ditangkap.

Dalam proses penyidikan ini, penyidik telah memeriksa sedikitnya empat orang saksi. Pemeriksaan saksi sangat penting untuk mengumpulkan barang bukti. Termasuk saksi korban, guna memperkuat bukti-bukti di lapangan. Polisi tidak ingin kasus ini hanya menjadi laporan tanpa kejelasan.

Perbuatan SZP dikategorikan sebagai tindak pidana serius. “Tindak kejahatannya masuk dalam kategori penganiayaan berat. Tersangka terancam dijerat dengan Pasal 468 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal delapan tahun penjara,” beber Daffa. Ancaman hukuman ini cukup berat bagi pelaku.

Kasus penembakan airsoft gun ini bermula ketika korban sedang berada di lokasi kejadian. Tiba-tiba, SZP datang dan melepaskan tembakan menggunakan senjata airsoft gun. Korban mengalami luka pada bagian tubuh tertentu akibat tembakan tersebut.

Motif penembakan masih dalam penyelidikan. Polisi masih mencari tahu apa yang menyebabkan SZP nekat melepaskan tembakan. Apakah ada hubungan pribadi antara tersangka dan korban, atau murni karena kesalahpahaman.

SZP diketahui memiliki wisma di kawasan wisata Tretes, Prigen. Wilayah ini ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Aksi penembakan di tempat umum tentu sangat meresahkan masyarakat dan wisatawan.

Pihak kepolisian menegaskan, kasus penembakan ini menjadi atensi khusus bagi Unit Pidum Satreskrim Polres Pasuruan. Polisi tidak akan berhenti sebelum SZP berhasil ditangkap. Masyarakat diimbau untuk segera melapor jika melihat keberadaan tersangka.

Polisi juga telah melakukan koordinasi dengan kepolisian di Kabupaten Jombang, tempat asal tersangka. Kerja sama lintas wilayah diperlukan untuk mempercepat proses penangkapan. Tersangka bisa saja bersembunyi di kampung halamannya atau pindah ke daerah lain.

Penangkapan SZP menjadi prioritas utama Polres Pasuruan saat ini. Polisi mengerahkan tim khusus untuk memburu pelaku. Pelacakan juga dilakukan melalui data digital dan rekam jejak tersangka.

Masyarakat yang mengetahui keberadaan SZP diimbau untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat. Jangan mencoba menangkap sendiri karena tersangka diduga masih membawa senjata. Kerja sama masyarakat sangat diperlukan untuk menangkap buronan ini. (HS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *